Waralaba Bimbel Ratusan Juta ? Di Tempat Kami Cukup 2.5 JT
Jika Anda ingin mendirikan lembaga bimbingan balajar salah satu opsi mudah dan cepat yang banyak diminati adalah membeli waralaba bimbel atau franchise bimbel. Tetapi permasalahan yang banyak dihadapi adalah Harga Franchise bimbel itu sangat mahal.
Daftar Harga Waralaba Bimbel Ternama di Indonesia ?
- Primagama 100 JT (refernsi http://www.usahafranchise.net/peluang-bisnis-franchise-pendidikan-bimbel-primagama.html)
- Gama UI 100 JT (refernsi http://www.gamaui.com/?page=franchise)
- GO 250 JT
Maaf tidak bisa mencantumkan semua harga tetapi jika kami simpulkan bahwa rata-rata harga Franchise bimbel harganya 100-500 JT bayangkan begitu mahalnya. Dengan harga SEPER MAHAL membuat tidak semua orang yang memiliki cita-cita merintis usaha dibidang bimbel menjadi terkadala dengan harga yang begitu mahal.
Selain harga franchisenya yang mahal tetapi banyak juga para usahawan yang ingin merintis usaha bimbel dengan membangun brand sendiri. Tentu hal ini, tidak terakomodir dengan sistem franchise karena dalam sistem franchise pembeli harus atau wajib menggunakan brand pemberi fracshise.
Dengan menyadari masalah diatas kami hadir ingin memberikan solusi.
Beberapa kekurangan sistem Franchise Bimbel ?
Membayar franchise fee.
Biaya ini harus dibayarkan atau dilunasi ketika terjadi kesepakatan antara pihak pembeli dan penjual franchise. Franchise fee berlaku untuk waktu 3, 5, 7 atau 10 tahun. Besarnya sangat bervariasi mulai dari jutaan rupiah, puluhan juta, ratusan juta sampai milyaran rupiah. Hal ini diluar investasi lain, seperti ruko atau bangunan. Bila membangun bisnis sendiri, uang ini dapat dijadikan modal.
Membayar royalty fee.
Royalty fee adalah jenis pembayaran yang harus dibayarkan setiap bulan kepada pihak franchisor. Besarnya bervariasi antara 2 - 10 persen. Rolaty fee umumnya dihitung dari total pendapatan per bulan. Jadi, meski bisnis mungkin belum untung, royalty harus tetap dibayarkan.
Tidak bebas.
Adanya sistem dan aturan-aturan main yang harus diikuti, selain membantu dan memudahkan pembeli franchise ternyata di sisi lain membuat franchisee merasa dikekang atau tidak bebas. Bila ingin menambah atau mengubah menu yang dinilai lebih menjual seperti pada franchise makanan misalnya, harus dengan persetujuan pihak franchisor. Pengawasan terus-menerus. Untuk mencapai tujuan yang diinginkan, franchisor melakukan kontrol dan pengawasan berkesinambungan. Bahkan, dalam hal pendapatan atau keuntungan yang diperoleh, pihak franchisor tahu persis berapa jumlahnya. Franchisee sering merasa tidak nyaman karena dari hari ke hari berada dalam pengawasan dan merasa dimata-matai.
Solusi Mendirikan Bimbel Tanpa Membeli Waralaba
Kami memberikan solusi atas berbagai permasalah diatas. Kami Menjual Sistem Bimbel Lengkap dengan memperbolehkan masing-masing untuk menggunakan Brand Sendiri.
Kami Manjual Modul Bimbel SD, Modul Bimbel SMP, Modul Bimbel SMA, Serta SOP Bimbel (Sistem Pemasaran, Sistem Keungan dll)
Dengan harga yang sangat murah yaitu 2.5 JT Anda sudah bisa mendirikan bimbel secara profesional layaknya membeli waralaba bimbel terkenal.
Jika Butuh Info Lebih Lanjut Silahkan Hub kami di 08562098283







.png)
.png)